Story from The Field: NASCLIM Dorong Peningkatan Kualitas Produksi Pangan Aman di Desa Sepatin
Program NASCLIM menggelar sesi berbagi pengetahuan mengenai Cara Produksi Pangan yang Baik bagi Industri Rumah Tangga (CPBB-IRT) bagi anggota Kelompok Usaha Bersama (KUB) Mawar Sepatin. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam menerapkan standar keamanan pangan sesuai ketentuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Sepatin ini menjadi ruang belajar bagi anggota kelompok untuk memahami pentingnya proses produksi pangan yang aman, higienis, dan sesuai standar. Selama 90 menit, mulai pukul 13.00 hingga 14.30 WITA, peserta berdiskusi mengenai berbagai aspek dalam proses produksi, mulai dari kebersihan dan sanitasi, pemilihan bahan baku, pengolahan, penyimpanan, hingga pengemasan. Diskusi dipandu oleh Irfan sebagai narasumber dengan didampingi Andy Hidayat, Fasilitator Desa Sepatin.

Melalui sesi ini, peserta diajak memahami bahwa mutu produk tidak hanya ditentukan oleh cita rasa dan tampilan, tetapi juga oleh penerapan prinsip keamanan pangan pada setiap tahapan produksi. Penerapan CPBB-IRT diharapkan dapat membantu pelaku usaha rumah tangga menghasilkan produk yang lebih aman, bermutu, dan memiliki daya saing lebih tinggi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya NASCLIM memperkuat kapasitas masyarakat melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Pendampingan tersebut diharapkan dapat mendukung KUB Mawar Sepatin mengembangkan usaha secara lebih profesional dan berkelanjutan.
Nurhalia (54 tahun), salah satu anggota KUB Mawar Sepatin yang berasal dari Suku Bugis, menyampaikan pandangannya mengenai kegiatan pelatihan ini.
“Pelatihan ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya standardisasi produk, khususnya dalam menjaga higienitas dan kebersihan selama proses produksi. Bagi kelompok, penerapan standar tersebut menjadi upaya sekaligus tantangan untuk menghasilkan produk terbaik di tengah keterbatasan fasilitas yang dimiliki,” Tutur Lia, seorang ibu rumah tangga dari KUB Mawar Sepatin.
Menurut Lia, dukungan berupa rumah produksi menjadi kebutuah penting agar kelompok dapat meningkatkan kualitas produk, memenuhi standar keamanan panagan, serta mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.”
Melalui peningkatan kapasitas mengenai standar produksi pangan, KUB Mawar Sepatin diharapkan mampu menerapkan praktik produksi yang lebih baik, sehingga produk yang dihasilkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat serta membuka peluang pengembangan usaha di masa mendatang.
NASCLIM berkomitmen mendampingi masyarakat melalui untuk mendukung masyarakat melalui berbagai kegiatan penguatan kapasitas, pendampingan, dan berbagi pengetahuan guna mendorong terciptanya usaha masyarakat yang lebih berkualitas, mandiri, dan berkelanjutan.
Kredit
Artikel ini berdasarkan dokumentasi lapangan NASCLIM dari Desa Liagu, Kalimantan Utara, disusun oleh Andy Hidayat.