{"id":2022,"date":"2020-06-27T04:53:58","date_gmt":"2020-06-26T21:53:58","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-pencegahan-karhutla-di-tengah-pandemi-pada-musim-kemarau-apa-peranan-paludikultur\/"},"modified":"2023-09-27T19:58:48","modified_gmt":"2023-09-27T12:58:48","slug":"siaran-pers-pencegahan-karhutla-di-tengah-pandemi-pada-musim-kemarau-apa-peranan-paludikultur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-pencegahan-karhutla-di-tengah-pandemi-pada-musim-kemarau-apa-peranan-paludikultur\/","title":{"rendered":"Siaran Pers : Pencegahan Karhutla di Tengah Pandemi pada Musim Kemarau: Apa Peranan Paludikultur?"},"content":{"rendered":"<p>BMKG mengindikasikan bahwa sebagian besar wilayah di Indonesia telah memasuki musim kemarau\u00a02020 dan diperkirakan akan mencapai puncaknya pada bulan Agustus hingga September. Meskipun\u00a0prakiraan menunjukkan tidak akan ada kehadiran El Nino di musim kemarau tahun ini, namun tetap\u00a0diperlukan kewaspadaan yang tinggi karena berbarengan dengan masih merebaknya pandemi Covid19. Tidak hanya musim kemarau yang dapat meningkatkan risiko pandemi, tetapi di sisi lain pandemi\u00a0Covid-19 juga dapat meningkatkan ancaman karhutla. Selain hambatan dalam mobilisasi penanganan\u00a0karhutla, terdapat kekhawatiran adanya peningkatan ekstraksi sumber daya alam untuk menutupi\u00a0kebutuhan primer dan sekunder selama pandemi.<\/p>\n<p>Guna mencegah terjadinya peningkatan bahaya karhutla dan sekaligus peningkatan kasus terpapar\u00a0Covid-19 di musim kemarau tahun ini, perkumpulan PaludiFor dan Yayasan Lahan Basah\u00a0menghadirkan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr. Alue Dohong, untuk memberikan\u00a0pandangannya terkait dengan pemanfaatan sistem paludikultur di lahan gambut. Dalam paparannya\u00a0di acara Webinar Paludikultur di Tengah Pandemi Covid-19 dan Menjelang Musim Kemarau 2020, Alue\u00a0Dohong sebagai pembicara kunci (keynote speaker) menegaskan bahwa paludikultur merupakan\u00a0praktik pengelolaan lahan gambut secara berkelanjutan. Pendekatan ini dilakukan melalui budidaya\u00a0tanaman asli gambut dengan mempertahankan kondisi alami gambut yang basah atau\u00a0mengembalikan kondisinya dengan upaya pembasahan. Sehingga, hal ini dapat mengurangi risiko\u00a0terjadinya karhutla di gambut. Dalam kondisi alaminya yang basah, melalui sistem Paludikultur,\u00a0gambut juga berpotensi untuk menyediakan bahan pangan maupun kesehatan yang dibutuhkan oleh\u00a0masyarakat. &#8220;Di masa Covid ini banyak negara melakukan kebijakan pemenuhan kebutuhan pangan\u00a0domestiknya dari pada diekspor ke luar negaranya. Sehingga Indonesia harus melakukan hal yang\u00a0sama terkait ketahanan pangan kita. Paludikultur ini bisa menjadi bagian dari kebijakan tersebut,&#8221;\u00a0ujarnya.<\/p>\n<p>Pengetahuan tentang prakiraan kondisi musim kemarau 2020 diuraikan oleh Raja P. Siregar dari Pusat\u00a0Iklim Palang Merah dan Bulan Sabit. Menurutnya, musim kemarau 2020 perlu diwaspadai karena\u00a0adanya lebih dari 103 wilayah yang akan mengalami curah hujan di bawah normal, terutama di wilayah\u00a0yang memiliki lahan gambut luas. Prakiraan iklim dan cuaca memberikan kita petunjuk awal wilayah\u00a0yang memiliki risiko besar berdasarkan tingkat curah hujan. Beberapa wilayah di Sumatra yang selama\u00a0ini menjadi langganan karhutla perlu kembali mendapatkan pengawasan ekstra. Raja juga\u00a0menekankan bahwa selain mendorong kesiapsiagaan di daerah, bahkan perlu juga didorong siaga\u00a0darurat, khususnya pada level desa, sehingga perlu dipertimbangkan optimalisasi penggunaan dana\u00a0desa. Mencegah kebakaran lahan menjadi sangat penting pada saat ini karena asap kebakaran lahan\u00a0berisiko meningkatkan penyebaran kasus Covid-19 pada masyarakat yang memiliki bawaan penyakit\u00a0pernafasan maupun melalui pengungsian dengan keterbatasan ruang.<\/p>\n<p>Pada kondisi nyata di tingkat tapak, Syarifudin Goeshar dari Purun Institute yang banyak mendampingi\u00a0perajin tikar purun di Padamaran, Sumatra Selatan, menyampaikan bahwa selama pandemi ini sekitar\u00a02000 perajin dan 200 pengumpul kerajinan mengeluhkan tidak kurang dari 20.000 lembar produk\u00a0kerajinan tikar purun mereka tidak dapat terserap pasar karena sepi pembeli. Di sekeliling kawasan\u00a0rawa yang menjadi tempat tumbuhnya purun saat ini juga mengalami kekeringan dan pendangkalan\u00a0di beberapa akses sungai. Para pengambil purun mengalami hambatan akses ke lokasi. Hal ini juga\u00a0berpotensi menghambat mobilisasi regu pemadam api jika terjadi kebakaran. Kelompok Pengambil\u00a0Purun Peduli Api (KP3A) yang dibentuk masyarakat saat ini telah bersiap untuk menjaga lahan purun\u00a0dari kebakaran, yang jika itu terjadi, maka akan menambah derita mereka akibat menurunnya\u00a0pendapatan di tengah pandemi yang sedang mendera.<\/p>\n<p>Upaya penanganan karhutla harus dilaksanakan oleh semua pemangku kepentingan. Dari sudut\u00a0pandang para Perekayasa, Dr. Esrom Hamonangan dari Balitbang KLHK dan sekarang bertugas di\u00a0Komnas HAM, mempresentasikan sebuah temuan inovatif berupa alat perekayasa udara dalam\u00a0ruangan berbasis anion. Ia berharap bahwa alat ini bisa segera diproduksi secara massal dan\u00a0disebarkan ke seluruh lokasi yang rentan karhutla, sehingga dapat membantu mengurangi risiko\u00a0karhutla pada musim kemarau yang berbarengan dengan merebaknya pandemi tahun ini.<\/p>\n<p>Menutup acara, Agus Tampubolon Ketua PaludiFor yang menjadi moderator webinar menekankan\u00a0pentingnya kerja sama dari berbagai pihak untuk mendorong diterapkannya paludikultur sebagai\u00a0salah satu upaya mengurangi risiko karhutla. Hal ini akan berkontribusi terhadap mitigasi perubahan\u00a0iklim, pemenuhan pangan nasional, serta peningkatan kesehatan masyarakat di tengah pandemi ini.<\/p>\n<p><strong>Narahubung<\/strong> :<\/p>\n<ul>\n<li>Agus Tampubolon (Ketua PaludiFor, Peneliti Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan,Badan Pengembangan dan Inovasi, KLHK). Email: <a href=\"mailto:agustampu10@gmail.com\">agustampu10@gmail.com<\/a><\/li>\n<li>Iwan Tri Cahyo Wibisono (Sekretaris PaludiFor, Yayasan Lahan Basah\/Wetlands International\u00a0Indonesia). Email: <a href=\"mailto:wibisono_yoyok@wetlands.or.id\">wibisono_yoyok@wetlands.or.id<\/a><\/li>\n<li>Susan Lusiana (Anggota PaludiFor, Yayasan Lahan Basah\/Wetlands International Indonesia).\u00a0Email: <a href=\"mailto:susan.lusiana@gmail.com\">susan.lusiana@gmail.com<\/a>,HP\/WA: 081286604246<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Tautan Referensi Pendukung:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Materi Presentasi : <a href=\"https:\/\/bit.ly\/MateriPaludiFor1\">https:\/\/bit.ly\/MateriPaludiFor1<\/a><\/li>\n<li>Rekaman Webinar : <a href=\"https:\/\/www.facebook.com\/wetlandsinternationalindonesia\/videos\/270137284257990\/?eid=ARDuRB3xLHsHdGtfPIH60KbkJuUv1va0r1nI3_skNPq6Y7c65EiXZKkYMoRK-Tx9EyZRHreQu4UWEUJ9\">Facebook Page Wetlands International Indonesia<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div class=\"alignwide\">\n\t\t\n\t<div class=\"teaser-download\">\n\t<div class=\"grid-narrow\">\n\t\t<div class=\"col-span-full md:col-span-4 md:col-start-2 lg:col-start-3 md:row-span-full lg:mr-12\">\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<div class=\"col-span-full md:col-span-4 md:col-start-3 lg:col-span-5 lg:col-start-6 md:row-span-full lg:-ml-8\">\n\t\t\t<div class=\"teaser-download__block\">\n\t\t\t\t<div class=\"flex flex-col gap-4\">\n\t\t\t\t\t<h3 class=\"block-title\">Siaran Pers : Pencegahan Karhutla di Tengah Pandemi pada Musim Kemarau: Apa Peranan Paludikultur?<\/h3>\n\n\t\t\t\t\t\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div>\n\t\t\t\t\t\t\t<a href=\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/download\/1451\/?tmstv=1775376650\" aria-label=\"Download Siaran Pers : Pencegahan Karhutla di Tengah Pandemi pada Musim Kemarau: Apa Peranan Paludikultur?, (pdf, 139.96 KB)\" class=\"btn btn--secondary btn--mobile-full\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"btn__icon\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"icon-inline\" aria-hidden=\"true\"><\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"btn__text\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\tDownload (pdf, 139.96 KB)\n\t\t\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pentingnya kerja sama dari berbagai pihak untuk mendorong diterapkannya paludikultur sebagai\u00a0salah satu upaya mengurangi risiko karhutla. Hal ini akan berkontribusi terhadap mitigasi perubahan\u00a0iklim, pemenuhan pangan nasional, serta peningkatan kesehatan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 .<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"ep_exclude_from_search":false,"editor_notices":[],"footnotes":""},"wl_issue":[],"wl_topic":[8,9],"wl_type":[],"class_list":["post-2022","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","wl_topic-mitigasi-iklim-dan-adaptasi","wl_topic-penggunaan-lahan-berkelanjutan"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Siaran Pers : Pencegahan Karhutla di Tengah Pandemi pada Musim Kemarau: Apa Peranan Paludikultur? - Wetlands International Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-pencegahan-karhutla-di-tengah-pandemi-pada-musim-kemarau-apa-peranan-paludikultur\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Siaran Pers : Pencegahan Karhutla di Tengah Pandemi pada Musim Kemarau: Apa Peranan Paludikultur? - Wetlands International Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pentingnya kerja sama dari berbagai pihak untuk mendorong diterapkannya paludikultur sebagai\u00a0salah satu upaya mengurangi risiko karhutla. Hal ini akan berkontribusi terhadap mitigasi perubahan\u00a0iklim, pemenuhan pangan nasional, serta peningkatan kesehatan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 .\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-pencegahan-karhutla-di-tengah-pandemi-pada-musim-kemarau-apa-peranan-paludikultur\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Wetlands International Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\/wetlandsinternationalindonesia\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-06-26T21:53:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-09-27T12:58:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2024\/08\/Wetlands-International-logo-RGB-High-res-Transparente.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"949\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"wetlandsindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"wetlandsindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-pencegahan-karhutla-di-tengah-pandemi-pada-musim-kemarau-apa-peranan-paludikultur\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-pencegahan-karhutla-di-tengah-pandemi-pada-musim-kemarau-apa-peranan-paludikultur\/\"},\"author\":{\"name\":\"wetlandsindonesia\",\"@id\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#\/schema\/person\/bbafd66457c53a52c9cdc2acf01c91fb\"},\"headline\":\"Siaran Pers : Pencegahan Karhutla di Tengah Pandemi pada Musim Kemarau: Apa Peranan Paludikultur?\",\"datePublished\":\"2020-06-26T21:53:58+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-27T12:58:48+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-pencegahan-karhutla-di-tengah-pandemi-pada-musim-kemarau-apa-peranan-paludikultur\/\"},\"wordCount\":723,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Uncategorized\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-pencegahan-karhutla-di-tengah-pandemi-pada-musim-kemarau-apa-peranan-paludikultur\/\",\"url\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-pencegahan-karhutla-di-tengah-pandemi-pada-musim-kemarau-apa-peranan-paludikultur\/\",\"name\":\"Siaran Pers : Pencegahan Karhutla di Tengah Pandemi pada Musim Kemarau: Apa Peranan Paludikultur? - Wetlands International Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2020-06-26T21:53:58+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-27T12:58:48+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-pencegahan-karhutla-di-tengah-pandemi-pada-musim-kemarau-apa-peranan-paludikultur\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-pencegahan-karhutla-di-tengah-pandemi-pada-musim-kemarau-apa-peranan-paludikultur\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-pencegahan-karhutla-di-tengah-pandemi-pada-musim-kemarau-apa-peranan-paludikultur\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Siaran Pers : Pencegahan Karhutla di Tengah Pandemi pada Musim Kemarau: Apa Peranan Paludikultur?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/\",\"name\":\"Wetlands International Indonesia\",\"description\":\"Menginspirasi dan memobilisasi masyarakat guna menjaga dan merestorasi lahan basah bagi manusia dan alam.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#organization\",\"name\":\"Wetlands International Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2024\/08\/Wetlands-International-logo-RGB-High-res-Transparente.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2024\/08\/Wetlands-International-logo-RGB-High-res-Transparente.png\",\"width\":1920,\"height\":949,\"caption\":\"Wetlands International Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/facebook.com\/wetlandsinternationalindonesia\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/yayasanlahanbasah\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/@yayasanlahanbasah\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#\/schema\/person\/bbafd66457c53a52c9cdc2acf01c91fb\",\"name\":\"wetlandsindonesia\",\"url\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/author\/wetlandsindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Siaran Pers : Pencegahan Karhutla di Tengah Pandemi pada Musim Kemarau: Apa Peranan Paludikultur? - Wetlands International Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-pencegahan-karhutla-di-tengah-pandemi-pada-musim-kemarau-apa-peranan-paludikultur\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Siaran Pers : Pencegahan Karhutla di Tengah Pandemi pada Musim Kemarau: Apa Peranan Paludikultur? - Wetlands International Indonesia","og_description":"Pentingnya kerja sama dari berbagai pihak untuk mendorong diterapkannya paludikultur sebagai\u00a0salah satu upaya mengurangi risiko karhutla. Hal ini akan berkontribusi terhadap mitigasi perubahan\u00a0iklim, pemenuhan pangan nasional, serta peningkatan kesehatan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 .","og_url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-pencegahan-karhutla-di-tengah-pandemi-pada-musim-kemarau-apa-peranan-paludikultur\/","og_site_name":"Wetlands International Indonesia","article_publisher":"https:\/\/facebook.com\/wetlandsinternationalindonesia\/","article_published_time":"2020-06-26T21:53:58+00:00","article_modified_time":"2023-09-27T12:58:48+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":949,"url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2024\/08\/Wetlands-International-logo-RGB-High-res-Transparente.png","type":"image\/png"}],"author":"wetlandsindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"wetlandsindonesia","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-pencegahan-karhutla-di-tengah-pandemi-pada-musim-kemarau-apa-peranan-paludikultur\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-pencegahan-karhutla-di-tengah-pandemi-pada-musim-kemarau-apa-peranan-paludikultur\/"},"author":{"name":"wetlandsindonesia","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#\/schema\/person\/bbafd66457c53a52c9cdc2acf01c91fb"},"headline":"Siaran Pers : Pencegahan Karhutla di Tengah Pandemi pada Musim Kemarau: Apa Peranan Paludikultur?","datePublished":"2020-06-26T21:53:58+00:00","dateModified":"2023-09-27T12:58:48+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-pencegahan-karhutla-di-tengah-pandemi-pada-musim-kemarau-apa-peranan-paludikultur\/"},"wordCount":723,"publisher":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#organization"},"articleSection":["Uncategorized"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-pencegahan-karhutla-di-tengah-pandemi-pada-musim-kemarau-apa-peranan-paludikultur\/","url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-pencegahan-karhutla-di-tengah-pandemi-pada-musim-kemarau-apa-peranan-paludikultur\/","name":"Siaran Pers : Pencegahan Karhutla di Tengah Pandemi pada Musim Kemarau: Apa Peranan Paludikultur? - Wetlands International Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#website"},"datePublished":"2020-06-26T21:53:58+00:00","dateModified":"2023-09-27T12:58:48+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-pencegahan-karhutla-di-tengah-pandemi-pada-musim-kemarau-apa-peranan-paludikultur\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-pencegahan-karhutla-di-tengah-pandemi-pada-musim-kemarau-apa-peranan-paludikultur\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-pencegahan-karhutla-di-tengah-pandemi-pada-musim-kemarau-apa-peranan-paludikultur\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Siaran Pers : Pencegahan Karhutla di Tengah Pandemi pada Musim Kemarau: Apa Peranan Paludikultur?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#website","url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/","name":"Wetlands International Indonesia","description":"Menginspirasi dan memobilisasi masyarakat guna menjaga dan merestorasi lahan basah bagi manusia dan alam.","publisher":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#organization","name":"Wetlands International Indonesia","url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2024\/08\/Wetlands-International-logo-RGB-High-res-Transparente.png","contentUrl":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2024\/08\/Wetlands-International-logo-RGB-High-res-Transparente.png","width":1920,"height":949,"caption":"Wetlands International Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com\/wetlandsinternationalindonesia\/","https:\/\/www.instagram.com\/yayasanlahanbasah\/","https:\/\/www.youtube.com\/@yayasanlahanbasah"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#\/schema\/person\/bbafd66457c53a52c9cdc2acf01c91fb","name":"wetlandsindonesia","url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/author\/wetlandsindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2022"}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2022"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2022\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2387,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2022\/revisions\/2387"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2022"}],"wp:term":[{"taxonomy":"wl_issue","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wl_issue?post=2022"},{"taxonomy":"wl_topic","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wl_topic?post=2022"},{"taxonomy":"wl_type","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wl_type?post=2022"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}