{"id":1979,"date":"2017-10-20T06:53:05","date_gmt":"2017-10-19T23:53:05","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\/"},"modified":"2023-09-27T19:58:42","modified_gmt":"2023-09-27T12:58:42","slug":"siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\/","title":{"rendered":"Siaran Pers: Lokakarya Penguatan kebijakan Daerah untuk Perlindungan Ekosistem Mangrove  di  Kota Serang"},"content":{"rendered":"<p>Serang (19\/10\/2017). Dinas Lingkungan Hidup Kota (DLHK) Serang\u00a0 dan Wetlands International Indonesia (WII) mengadakan lokakarya bertajuk \u201cPenguatan kebijakan Daerah untuk Perlindungan Ekosistem Mangrove Kota Serang\u201d.<\/p>\n<p>Acara yang berlangsung sehari penuh ini dilaksanakan di Hotel Amaris Kota Serang dan dihadiri setidaknya 50 orang peserta perwakilan dari Organisasi Pelaksana Daerah Kota serang dan Provinsi Banten, Kelompok masyarakat, akademisi dan pemerhati lingkungan dan kebencanaan, sektor swasta dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) se Kota Serang.<\/p>\n<p>Selain dari DLHK Serang dan WII, lokakarya ini menghadirkan pemateri dari Bappeda Kota Serang, Badan penanggulangan Bencana (BPBD) Kota Serang, LPPM Lingkungan hidup dan mitigasi bencana UNTIRTA dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten. Selain pemateri dari pemerintah, hadir juga perwakilan dari Kelompok Pecinta Alam Pesisir Pulau Dua (KPAPPD), salah satu kelompok masyarakat yang sukses melakukan rehabilitasi dan pengembangan ekowisata mangrove\u00a0 di Sawah Luhur, Kota Serang.<\/p>\n<p>Lokakarya ini dilatar belakangi oleh absennya kebijakan daerah yang melindungi kawasan ekosistem mangrove di Kota Serang. Hal ini ditenggarai akan semakin menambah persoalan kebencanaan dan\u00a0 lingkungan hidup khususnya di pesisir Kota Serang yang juga berimbas pada masyarakat Kota Serang secara keseluruhan, dan berpotensi merusak hasil \u2013 hasil pembangunan yang sudah tercapai hingga saat ini. Untuk itu, lokakarya ini menjadi \u201cajang penggalangan dukungan rencana penyusunan produk hukum daerah terkait\u00a0 rehabilitasi dan pengelolaan ekosistem mangrove\u201d\u00a0 di Kota Serang yang akan diusung oleh DLHK.<\/p>\n<p>Pentingnya penyusunan peraturan terkait rehabilitasi ekosistem mangrove di Kota serang ini dilandasi oleh beberapa temuan\/studi antara lain:<\/p>\n<ol>\n<li>Tingginya potensi erosi pantai\/abrasi di beberapa lokasi pesisir Kota Serang<\/li>\n<li>Frekuensi bencana (Banjir Rhob, Kekurangan air bersih\/intrusi air laut, cuaca ekstrim) dikawasan pesisir kota Serang yang cukup tinggi<\/li>\n<li>Tingginya kandungan polutan dari limbah industri, serta sampah yang berasal dari daerah hulu<\/li>\n<li>Besarnya potensi kerusakan yang disebabkan oleh genangan air akibat abrasi dan naiknya permukaan air laut sebagai dampak dari perubahan iklim (meliputi lahan pertanian pangan abadi)<\/li>\n<li>Belum optimalnya luasan sabuk hijau dikota Serang, baik yang berada dikawasan pesisir ataupun pada sempadan pantai Kota Serang<\/li>\n<li>Belum optimalnya kegiatan rehabilitasi dan pengelolaan ekosistem mangrove yang sudah dilakukan saat ini<\/li>\n<\/ol>\n<p>Untuk itu, melalui peraturan yang akan disusun ini, ekosistem mangrove di Kota Serang diharapkan dapat direhabilitasi, dikelola dan dilindungi dengan baik, diantaranya melalui penghijauan di kawasan\u00a0 tambak, sempadan sungai\u00a0 dan pantai\u00a0 serta optimalisasi\u00a0 pengelolaan eksosistem mangrove dikota Serang untuk kegiatan pendidikan, penyedia jasa lingkungan dan ekowisata pesisir yang berkelanjutan .<\/p>\n<p>CP. Susan Lusiana (Project Coordinator)\/081286604246\/<a href=\"mailto:susan.lusiana@gmail.com\">susan.lusiana@gmail.com<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<hr \/>\n<p>Wetlands International Indonesia (WII) adalah lembaga yang bergerak dalam kegiatan\u00a0 perlindungan,dan rehabilitasi ekosistem lahan basah, penyadartahuan dan peningkatan kapasitas multistakeholder, pemberdayaan dan peningkatan ekonomi masyarakat, serta advokasi kebijakan lahan basah. Saat ini WII tergabung kedalam Konsorsium Partners for Ressilience (PfR), sebuah aliansi global yang mendorong pengelolaan risiko bencana secara terpadu melalui pemulihan ekosistem lahan basah dan adaptasi perubahan iklim. PfR bentujuan untuk meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap risiko bencana dan dampak perubahahan iklim melalui penguatan kebijakan dan replikasi praktek-praktek pngelolaan risiko terpadu. Kontak Wetlands International Indonesia:cJl. Bango No. 11, Bogor 16161, Tel. +62 251 8312189, Fax. +62 251 8325755.\u00a0 E-mail: <a href=\"mailto:admin@wetlands.or.id\">admin@wetlands.or.id<\/a>, Website: https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/, Facebook Fanpage https:\/\/<a href=\"http:\/\/www.facebook.com\/wetlandsinternationalindonesia\/\">www.facebook.com\/wetlandsinternationalindonesia\/<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div class=\"alignwide\">\n\t\t\n\t<div class=\"teaser-download\">\n\t<div class=\"grid-narrow\">\n\t\t<div class=\"col-span-full md:col-span-4 md:col-start-2 lg:col-start-3 md:row-span-full lg:mr-12\">\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<div class=\"col-span-full md:col-span-4 md:col-start-3 lg:col-span-5 lg:col-start-6 md:row-span-full lg:-ml-8\">\n\t\t\t<div class=\"teaser-download__block\">\n\t\t\t\t<div class=\"flex flex-col gap-4\">\n\t\t\t\t\t<h3 class=\"block-title\">Siaran Pers: Lokakarya Penguatan kebijakan Daerah untuk Perlindungan Ekosistem Mangrove di Kota Serang<\/h3>\n\n\t\t\t\t\t\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div>\n\t\t\t\t\t\t\t<a href=\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/download\/1386\/?tmstv=1776687750\" aria-label=\"Download Siaran Pers: Lokakarya Penguatan kebijakan Daerah untuk Perlindungan Ekosistem Mangrove di Kota Serang, (pdf, 111.85 KB)\" class=\"btn btn--secondary btn--mobile-full\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"btn__icon\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"icon-inline\" aria-hidden=\"true\"><\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"btn__text\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\tDownload (pdf, 111.85 KB)\n\t\t\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Serang (19\/10\/2017). Dinas Lingkungan Hidup Kota (DLHK) Serang\u00a0 dan Wetlands International Indonesia (WII) mengadakan lokakarya bertajuk \u201cPenguatan kebijakan Daerah untuk Perlindungan Ekosistem Mangrove Kota Serang\u201d. Acara yang berlangsung sehari penuh ini dilaksanakan di Hotel Amaris Kota Serang dan dihadiri setidaknya 50 orang peserta perwakilan dari Organisasi Pelaksana Daerah Kota serang dan Provinsi Banten, Kelompok masyarakat, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":434,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"ep_exclude_from_search":false,"editor_notices":[],"footnotes":""},"wl_issue":[],"wl_topic":[],"wl_type":[],"class_list":["post-1979","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Siaran Pers: Lokakarya Penguatan kebijakan Daerah untuk Perlindungan Ekosistem Mangrove di Kota Serang - Wetlands International Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Siaran Pers: Lokakarya Penguatan kebijakan Daerah untuk Perlindungan Ekosistem Mangrove di Kota Serang - Wetlands International Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Serang (19\/10\/2017). Dinas Lingkungan Hidup Kota (DLHK) Serang\u00a0 dan Wetlands International Indonesia (WII) mengadakan lokakarya bertajuk \u201cPenguatan kebijakan Daerah untuk Perlindungan Ekosistem Mangrove Kota Serang\u201d. Acara yang berlangsung sehari penuh ini dilaksanakan di Hotel Amaris Kota Serang dan dihadiri setidaknya 50 orang peserta perwakilan dari Organisasi Pelaksana Daerah Kota serang dan Provinsi Banten, Kelompok masyarakat, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Wetlands International Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\/wetlandsinternationalindonesia\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-10-19T23:53:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-09-27T12:58:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2017\/10\/banten_1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1152\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"864\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"wetlandsindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"wetlandsindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"wetlandsindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bbafd66457c53a52c9cdc2acf01c91fb\"},\"headline\":\"Siaran Pers: Lokakarya Penguatan kebijakan Daerah untuk Perlindungan Ekosistem Mangrove di Kota Serang\",\"datePublished\":\"2017-10-19T23:53:05+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-27T12:58:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\\\/\"},\"wordCount\":517,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/11\\\/2017\\\/10\\\/banten_1.jpg\",\"articleSection\":[\"Uncategorized\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\\\/\",\"name\":\"Siaran Pers: Lokakarya Penguatan kebijakan Daerah untuk Perlindungan Ekosistem Mangrove di Kota Serang - Wetlands International Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/11\\\/2017\\\/10\\\/banten_1.jpg\",\"datePublished\":\"2017-10-19T23:53:05+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-27T12:58:42+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/11\\\/2017\\\/10\\\/banten_1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/11\\\/2017\\\/10\\\/banten_1.jpg\",\"width\":1152,\"height\":864},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Siaran Pers: Lokakarya Penguatan kebijakan Daerah untuk Perlindungan Ekosistem Mangrove di Kota Serang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/\",\"name\":\"Wetlands International Indonesia\",\"description\":\"Menginspirasi dan memobilisasi masyarakat guna menjaga dan merestorasi lahan basah bagi manusia dan alam.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Wetlands International Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/11\\\/2024\\\/08\\\/Wetlands-International-logo-RGB-High-res-Transparente.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/11\\\/2024\\\/08\\\/Wetlands-International-logo-RGB-High-res-Transparente.png\",\"width\":1920,\"height\":949,\"caption\":\"Wetlands International Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/facebook.com\\\/wetlandsinternationalindonesia\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yayasanlahanbasah\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@yayasanlahanbasah\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bbafd66457c53a52c9cdc2acf01c91fb\",\"name\":\"wetlandsindonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/author\\\/wetlandsindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Siaran Pers: Lokakarya Penguatan kebijakan Daerah untuk Perlindungan Ekosistem Mangrove di Kota Serang - Wetlands International Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Siaran Pers: Lokakarya Penguatan kebijakan Daerah untuk Perlindungan Ekosistem Mangrove di Kota Serang - Wetlands International Indonesia","og_description":"Serang (19\/10\/2017). Dinas Lingkungan Hidup Kota (DLHK) Serang\u00a0 dan Wetlands International Indonesia (WII) mengadakan lokakarya bertajuk \u201cPenguatan kebijakan Daerah untuk Perlindungan Ekosistem Mangrove Kota Serang\u201d. Acara yang berlangsung sehari penuh ini dilaksanakan di Hotel Amaris Kota Serang dan dihadiri setidaknya 50 orang peserta perwakilan dari Organisasi Pelaksana Daerah Kota serang dan Provinsi Banten, Kelompok masyarakat, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\/","og_site_name":"Wetlands International Indonesia","article_publisher":"https:\/\/facebook.com\/wetlandsinternationalindonesia\/","article_published_time":"2017-10-19T23:53:05+00:00","article_modified_time":"2023-09-27T12:58:42+00:00","og_image":[{"width":1152,"height":864,"url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2017\/10\/banten_1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"wetlandsindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"wetlandsindonesia","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\/"},"author":{"name":"wetlandsindonesia","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#\/schema\/person\/bbafd66457c53a52c9cdc2acf01c91fb"},"headline":"Siaran Pers: Lokakarya Penguatan kebijakan Daerah untuk Perlindungan Ekosistem Mangrove di Kota Serang","datePublished":"2017-10-19T23:53:05+00:00","dateModified":"2023-09-27T12:58:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\/"},"wordCount":517,"publisher":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2017\/10\/banten_1.jpg","articleSection":["Uncategorized"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\/","url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\/","name":"Siaran Pers: Lokakarya Penguatan kebijakan Daerah untuk Perlindungan Ekosistem Mangrove di Kota Serang - Wetlands International Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2017\/10\/banten_1.jpg","datePublished":"2017-10-19T23:53:05+00:00","dateModified":"2023-09-27T12:58:42+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\/#primaryimage","url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2017\/10\/banten_1.jpg","contentUrl":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2017\/10\/banten_1.jpg","width":1152,"height":864},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/siaran-pers-lokakarya-penguatan-kebijakan-daerah-untuk-perlindungan-ekosistem-mangrove-di-kota-serang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Siaran Pers: Lokakarya Penguatan kebijakan Daerah untuk Perlindungan Ekosistem Mangrove di Kota Serang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#website","url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/","name":"Wetlands International Indonesia","description":"Menginspirasi dan memobilisasi masyarakat guna menjaga dan merestorasi lahan basah bagi manusia dan alam.","publisher":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#organization","name":"Wetlands International Indonesia","url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2024\/08\/Wetlands-International-logo-RGB-High-res-Transparente.png","contentUrl":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2024\/08\/Wetlands-International-logo-RGB-High-res-Transparente.png","width":1920,"height":949,"caption":"Wetlands International Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com\/wetlandsinternationalindonesia\/","https:\/\/www.instagram.com\/yayasanlahanbasah\/","https:\/\/www.youtube.com\/@yayasanlahanbasah"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#\/schema\/person\/bbafd66457c53a52c9cdc2acf01c91fb","name":"wetlandsindonesia","url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/author\/wetlandsindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1979"}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1979"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1979\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2534,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1979\/revisions\/2534"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/434"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1979"}],"wp:term":[{"taxonomy":"wl_issue","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wl_issue?post=1979"},{"taxonomy":"wl_topic","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wl_topic?post=1979"},{"taxonomy":"wl_type","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wl_type?post=1979"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}