{"id":1961,"date":"2017-02-06T06:41:37","date_gmt":"2017-02-05T23:41:37","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\/"},"modified":"2023-09-27T19:58:38","modified_gmt":"2023-09-27T12:58:38","slug":"seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\/","title":{"rendered":"Seminar Ekosistem Mangrove di Indonesia : Sebuah Sumber Daya Strategis untuk Ekonomi Lokal yang Berkelanjutan dan Adaptasi Perubahan Iklim"},"content":{"rendered":"<p>&#8220;Orang difoto inilah yang mengajari\u00a0 kami \u00a0bagaimana mencegah abrasi dengan menggunakan jaring bekas&#8221;, Ujar Nyoman Suryadiputra Direktur Wetlands International Indonesia (WII) sambil menunjukkan foto pak Madsahi\u00a0 yang turut dipajang di pusat kebudayaan Italia, Kamis,2 Februari lalu pada acara seminar berjudul ekosistem Manggrove di Indonesia:\u00a0 Sumber daya alam strategis untuk keberlanjutan ekonomi lokal dan adaptasi perubahan iklim. Madsahi adalah seorang polisi hutan yang dulunya menjaga kawasan Cagar Alam Pulau Dua (CAPD) Banten.<\/p>\n<figure id=\"attachment_2421\" aria-describedby=\"caption-attachment-2421\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2421\" src=\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2017\/02\/IMG_20170202_190013-960x720.jpg\" width=\"700\" height=\"525\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2421\" class=\"wp-caption-text\">Bapak Madsahi<\/figcaption><\/figure>\n<p>Dalam seminar ini, Madsahi disebut sebut Nyoman sebagai <em>pioneer <\/em>penyelamatan kawasan pesisir utara Banten yang telah mengalami abrasi akibat penebangan mangrove untuk lahan pertambakan yang dilakukan beberapa puluh tahun yang lalu. Dengan bekerja bersama masyarakat setempat, dalam beberapa tahun terakhir, WII menerapkan pendekatan pengelolaan risiko terpadu untuk meningkatkan ketahanan masyarakat setempat terhadap bencana, yakni melalui pembangunan pemerangkap lumpur yang dibuat dari bahan-bahan setempat, penanaman mangrove di pematang tambak (silvofishery), pengembangan ekonomi masyarakat dan pengarusutamaan prinsip-prinsip pengelolaan resiko terpadu kedalam kebijakan pemeritah setempat. Saat ini, berangsur-angsur abrasi dapat dikurangi dan lapisan tanah timbul sudah terbentuk dan ditumbuhi oleh barisan mangrove yang cukup rapat.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-2420\" src=\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2017\/02\/IMG_20170202_184122-960x720.jpg\" width=\"700\" height=\"525\" \/><\/p>\n<p>Workshop ini merupakan acara yang diselenggarakan oleh pusat kebudayaan Italia dalam memperingati hari lahan basah sedunia tahun 2017 yang bertemakan lahan basah untuk pengurangan risiko bencana. Acara ini dibuka oleh Duta Besar Italy dan dihadiri setidaknya 50 peserta dari berbagai kalangan. \u00a0Selain direktur WII, workshop ini menghadirkan pakar mangrove nasioanal, Profesor\u00a0 Daniel Mudiyarso, dan Kasrudin, ketua kelompok pecinta alam pulau dua (KPAPD)- salah satu kelompok masyarakat binaan WII di kelurahan Sawah Luhur, Serang Banten. \u201cSebelum 70 an, orang tua kami membuat tambak di sekitar CAPD, banyak mangrove yg ditebang, lalu hasil tambak kami berkurang, bahkan kami kesulitan mendapatkan air bersih,karena air disumur kami sangat asin, setelah kami tanam mangrove dan memerangkap sedimen,\u00a0 mangrove mulai tumbuh subur dan air menjadi tidak terlalu asin&#8221; ungkap Kasrudin menyambung apa yang dikemukakan oleh Nyoman. Ia juga menambahkan bahwa dengan tumbuhnya mangrove hasil tangkapan udang liar harian menjadi bertambah dan saat ini mereka sudah menikmati tambahan hasil dari kegiatan ekowisata mangrove yang tengah dikembangkan oleh WII dan kelompok.<\/p>\n<p>Apa yg disampaikan oleh Kasrudin ini sejalan dengan padangan Daniel Mudiyarso. Dalam presentasinya, Daniel menegaskan bahwa banyak sekali jasa ekosistem yang diberikan oleh mangrove kepada manusia, diantaranya sebagai penyedia makanan, air tawar, kayu dan bahan bakar. Selain itu mangrove memiliki fungsi regulasi iklim, banjir, penyakit dan sebagai filter air laut. Sebagai bagian dari mitigasi bencana, Nyoman pun menambahkan bahwa mangrove menjadi penghalang fisik dari gelombang laut dan berfungsi sebagai penangkap sedimen, sehingga kenaikan muka air laut bisa diimbangi. \u201c Inilah mengapa melindungi mangrove berarti mampu mengurangi risiko bencana dan juga menjadi bentuk perilaku\u00a0 adaptasi perubahan iklim yang dilakukan oleh masyarakat\u201d.<\/p>\n<p>Sebagai penutup, Michela Magr\u00ec, Direktur pusat kebudayaan Italia menyampaikan tanggapannya bahwa pelibatan masyarakat setempat merupakan hal yang fundamental dalam upaya perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove secara bijak, diperlukan kerjasama multipihak untuk menjamin keberlangsungan proses ini.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;Orang difoto inilah yang mengajari\u00a0 kami \u00a0bagaimana mencegah abrasi dengan menggunakan jaring bekas&#8221;, Ujar Nyoman Suryadiputra Direktur Wetlands International Indonesia (WII) sambil menunjukkan foto pak Madsahi\u00a0 yang turut dipajang di pusat kebudayaan Italia, Kamis,2 Februari lalu pada acara seminar berjudul ekosistem Manggrove di Indonesia:\u00a0 Sumber daya alam strategis untuk keberlanjutan ekonomi lokal dan adaptasi perubahan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":400,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"ep_exclude_from_search":false,"editor_notices":[],"footnotes":""},"wl_issue":[],"wl_topic":[5,27,31,6,4],"wl_type":[],"class_list":["post-1961","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","wl_topic-budidaya-perikanan-dan-pertanian-pesisir","wl_topic-coastal-resilience","wl_topic-coastal-wetland-conservation","wl_topic-ketahanan-pesisir","wl_topic-konservasi-lahan-basah-pesisir-id"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Seminar Ekosistem Mangrove di Indonesia : Sebuah Sumber Daya Strategis untuk Ekonomi Lokal yang Berkelanjutan dan Adaptasi Perubahan Iklim - Wetlands International Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Seminar Ekosistem Mangrove di Indonesia : Sebuah Sumber Daya Strategis untuk Ekonomi Lokal yang Berkelanjutan dan Adaptasi Perubahan Iklim - Wetlands International Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"&#8220;Orang difoto inilah yang mengajari\u00a0 kami \u00a0bagaimana mencegah abrasi dengan menggunakan jaring bekas&#8221;, Ujar Nyoman Suryadiputra Direktur Wetlands International Indonesia (WII) sambil menunjukkan foto pak Madsahi\u00a0 yang turut dipajang di pusat kebudayaan Italia, Kamis,2 Februari lalu pada acara seminar berjudul ekosistem Manggrove di Indonesia:\u00a0 Sumber daya alam strategis untuk keberlanjutan ekonomi lokal dan adaptasi perubahan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Wetlands International Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\/wetlandsinternationalindonesia\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-02-05T23:41:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-09-27T12:58:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2017\/02\/IMG_20170202_184122.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2048\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"wetlandsindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"wetlandsindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"wetlandsindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bbafd66457c53a52c9cdc2acf01c91fb\"},\"headline\":\"Seminar Ekosistem Mangrove di Indonesia : Sebuah Sumber Daya Strategis untuk Ekonomi Lokal yang Berkelanjutan dan Adaptasi Perubahan Iklim\",\"datePublished\":\"2017-02-05T23:41:37+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-27T12:58:38+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\\\/\"},\"wordCount\":496,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/11\\\/2017\\\/02\\\/IMG_20170202_184122.jpg\",\"articleSection\":[\"Uncategorized\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\\\/\",\"name\":\"Seminar Ekosistem Mangrove di Indonesia : Sebuah Sumber Daya Strategis untuk Ekonomi Lokal yang Berkelanjutan dan Adaptasi Perubahan Iklim - Wetlands International Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/11\\\/2017\\\/02\\\/IMG_20170202_184122.jpg\",\"datePublished\":\"2017-02-05T23:41:37+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-27T12:58:38+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/11\\\/2017\\\/02\\\/IMG_20170202_184122.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/11\\\/2017\\\/02\\\/IMG_20170202_184122.jpg\",\"width\":2048,\"height\":1536},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Seminar Ekosistem Mangrove di Indonesia : Sebuah Sumber Daya Strategis untuk Ekonomi Lokal yang Berkelanjutan dan Adaptasi Perubahan Iklim\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/\",\"name\":\"Wetlands International Indonesia\",\"description\":\"Menginspirasi dan memobilisasi masyarakat guna menjaga dan merestorasi lahan basah bagi manusia dan alam.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Wetlands International Indonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/11\\\/2024\\\/08\\\/Wetlands-International-logo-RGB-High-res-Transparente.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/11\\\/2024\\\/08\\\/Wetlands-International-logo-RGB-High-res-Transparente.png\",\"width\":1920,\"height\":949,\"caption\":\"Wetlands International Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/facebook.com\\\/wetlandsinternationalindonesia\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yayasanlahanbasah\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@yayasanlahanbasah\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/bbafd66457c53a52c9cdc2acf01c91fb\",\"name\":\"wetlandsindonesia\",\"url\":\"https:\\\/\\\/indonesia.wetlands.org\\\/id\\\/author\\\/wetlandsindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Seminar Ekosistem Mangrove di Indonesia : Sebuah Sumber Daya Strategis untuk Ekonomi Lokal yang Berkelanjutan dan Adaptasi Perubahan Iklim - Wetlands International Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Seminar Ekosistem Mangrove di Indonesia : Sebuah Sumber Daya Strategis untuk Ekonomi Lokal yang Berkelanjutan dan Adaptasi Perubahan Iklim - Wetlands International Indonesia","og_description":"&#8220;Orang difoto inilah yang mengajari\u00a0 kami \u00a0bagaimana mencegah abrasi dengan menggunakan jaring bekas&#8221;, Ujar Nyoman Suryadiputra Direktur Wetlands International Indonesia (WII) sambil menunjukkan foto pak Madsahi\u00a0 yang turut dipajang di pusat kebudayaan Italia, Kamis,2 Februari lalu pada acara seminar berjudul ekosistem Manggrove di Indonesia:\u00a0 Sumber daya alam strategis untuk keberlanjutan ekonomi lokal dan adaptasi perubahan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\/","og_site_name":"Wetlands International Indonesia","article_publisher":"https:\/\/facebook.com\/wetlandsinternationalindonesia\/","article_published_time":"2017-02-05T23:41:37+00:00","article_modified_time":"2023-09-27T12:58:38+00:00","og_image":[{"width":2048,"height":1536,"url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2017\/02\/IMG_20170202_184122.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"wetlandsindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"wetlandsindonesia","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\/"},"author":{"name":"wetlandsindonesia","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#\/schema\/person\/bbafd66457c53a52c9cdc2acf01c91fb"},"headline":"Seminar Ekosistem Mangrove di Indonesia : Sebuah Sumber Daya Strategis untuk Ekonomi Lokal yang Berkelanjutan dan Adaptasi Perubahan Iklim","datePublished":"2017-02-05T23:41:37+00:00","dateModified":"2023-09-27T12:58:38+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\/"},"wordCount":496,"publisher":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2017\/02\/IMG_20170202_184122.jpg","articleSection":["Uncategorized"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\/","url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\/","name":"Seminar Ekosistem Mangrove di Indonesia : Sebuah Sumber Daya Strategis untuk Ekonomi Lokal yang Berkelanjutan dan Adaptasi Perubahan Iklim - Wetlands International Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2017\/02\/IMG_20170202_184122.jpg","datePublished":"2017-02-05T23:41:37+00:00","dateModified":"2023-09-27T12:58:38+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\/#primaryimage","url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2017\/02\/IMG_20170202_184122.jpg","contentUrl":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2017\/02\/IMG_20170202_184122.jpg","width":2048,"height":1536},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/seminar-ekosistem-mangrove-di-indonesia-sebuahsumber-daya-strategis-untuk-ekonomi-lokal-yang-berkelanjutan-dan-adaptasi-perubahan-iklim\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Seminar Ekosistem Mangrove di Indonesia : Sebuah Sumber Daya Strategis untuk Ekonomi Lokal yang Berkelanjutan dan Adaptasi Perubahan Iklim"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#website","url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/","name":"Wetlands International Indonesia","description":"Menginspirasi dan memobilisasi masyarakat guna menjaga dan merestorasi lahan basah bagi manusia dan alam.","publisher":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#organization","name":"Wetlands International Indonesia","url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2024\/08\/Wetlands-International-logo-RGB-High-res-Transparente.png","contentUrl":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2024\/08\/Wetlands-International-logo-RGB-High-res-Transparente.png","width":1920,"height":949,"caption":"Wetlands International Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com\/wetlandsinternationalindonesia\/","https:\/\/www.instagram.com\/yayasanlahanbasah\/","https:\/\/www.youtube.com\/@yayasanlahanbasah"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#\/schema\/person\/bbafd66457c53a52c9cdc2acf01c91fb","name":"wetlandsindonesia","url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/author\/wetlandsindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1961"}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1961"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1961\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2524,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1961\/revisions\/2524"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/400"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1961"}],"wp:term":[{"taxonomy":"wl_issue","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wl_issue?post=1961"},{"taxonomy":"wl_topic","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wl_topic?post=1961"},{"taxonomy":"wl_type","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wl_type?post=1961"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}