{"id":2083,"date":"2016-10-10T09:23:09","date_gmt":"2016-10-10T02:23:09","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/jenis\/"},"modified":"2023-09-27T20:02:22","modified_gmt":"2023-09-27T13:02:22","slug":"jenis","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/pendekatan-kami\/likungan-lahan-basah-yang-sehat\/jenis\/","title":{"rendered":"Jenis"},"content":{"rendered":"<p>Indonesia kaya akan jenis burung air dan merupakan rumah bagi sekitar 380 spesies burung air yang hidupnya bergantung pada lahan basah. Burung air sangat penting keberadaannya baik dari sudut pandang konservasi maupun dari sudut pandang rekreasi. Sebagian besar dari burung air ini telah beradaptasi dengan perubahan drastis kondisi lahan basah melalui prilaku migrasi mereka. Kami bekerja di Indonesia untuk melindungi populasi burung air dengan mengambil peran utama di bidang konservasi, dan dengan membangun dan membagikan pengetahuan kami.<\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p>Banyak burung air melakukan migrasi tahunan dari daerah pembiakan ke daerah non-pembiakan mereka yang jaraknya mencapai ribuan kilometer, dan melintasi berbagai perbatasan negara dan bahkan benua. Jalur migrasi ini dikenal sebagai &#8220;flyway&#8221; (atau jalur terbang). Konservasi dan manajemen berkelanjutan burung air memerlukan aksi yang terkoordinasi di sepanjang jalur terbang ini. Indonesia merupakan bagian dari\u00a0<a href=\"http:\/\/www.eaaflyway.net\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">East Asian \u2013 Australasian Flyway<\/a>.<\/p>\n<h3><b><strong>Apa yang telah kami kerjakan<\/strong><\/b><\/h3>\n<p>Kami telah bekerja selama puluhan tahun dalam konservasi burung air di Indonesia dan di sepanjang\u00a0<a href=\"http:\/\/www.eaaflyway.net\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">East Asian \u2013 Australasian Flyway<\/a>. Hal ini\u00a0kami lakukan\u00a0melalui pekerjaan konservasi di lapangan, pemantauan populasi dan kecenderungannya, yang bisa dilihat di berbagai publikasi dan artikel ilmiah kami.<\/p>\n<div class=\"contheader\">\n<div class=\"contheaderleft\">\n<h3><span id=\"dnn_ctr12105_dnnTITLE_titleLabel\" class=\"Head\">Prestasi kami<\/span><\/h3>\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"dnn_ctr12105_ContentPane\" class=\"contcontent DNNAlignleft\">\n<div id=\"dnn_ctr12105_ModuleContent\" class=\"DNNModuleContent ModMLHTMLC\">\n<div id=\"dnn_ctr12105_MLHTML_lblContent\" class=\"Normal\">\n<ul>\n<li>Kami telah lama bekerja di Teluk Banten untuk membantu pemerintah dalam melestarikan Cagar Alam Pulau Dua yang merupakan rumah bagi puluhan ribu burung air, yang mana kami juga melakukan restorasi habitat di kawasan tambak sekitarnya;<\/li>\n<li>Setiap tahun, kami mengkoordinir kegiatan sensus burung air di seluruh Indonesia, dimana datanya bisa digunakan untuk kegiatan perencanaan pengelolaan;<\/li>\n<li>Kami memberikan sumbangan data dan informasi yang terkait melalui penerbitan publikasi mengenai burung air secara nasional maupun internasional;<\/li>\n<li>Kami mendukung pengembangan <i>Indonesia Bird Banding Scheme<\/i>, termasuk terlibat dalam kegiatan pengembangan kapasitas;<\/li>\n<li>Kami mendukung Pemerintah Indonesia dalam berbagai kegiatan konservasi burung air migran internasional, termasuk pengembangan <i>East Asian-Australasian Flyway Partnership<\/i>;<\/li>\n<li>Kami mendukung dan terlibat secara aktif dalam pembentukan Sekretariat Nasional Pengelolaan Burung Migran;<\/li>\n<li>Kami terlibat secara aktif dalam mendukung Pemerintah Indonesia dalam penanganan berbagai kasus flu burung.<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<h3><b><\/b><b><strong>Sekretariat dari the EAAFP<\/strong><\/b><\/h3>\n<p>Wetlands International Program Indonesia berfungsi sebagai sekretariat dari the <a href=\"http:\/\/www.eaaflyway.net\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">East Asian \u2013 Australasian Flyway Partnership<\/a> (EAAFP).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Indonesia kaya akan jenis burung air dan merupakan rumah bagi sekitar 380 spesies burung air yang hidupnya bergantung pada lahan basah. Burung air sangat penting keberadaannya baik dari sudut pandang konservasi maupun dari sudut pandang rekreasi. Sebagian besar dari burung air ini telah beradaptasi dengan perubahan drastis kondisi lahan basah melalui prilaku migrasi mereka. Kami [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":177,"parent":2081,"menu_order":1,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"_acf_changed":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"ep_exclude_from_search":false,"editor_notices":[],"footnotes":""},"wl_issue":[],"wl_topic":[11],"wl_type":[],"class_list":["post-2083","page","type-page","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wl_topic-jenis"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Jenis - Wetlands International Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/pendekatan-kami\/likungan-lahan-basah-yang-sehat\/jenis\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jenis - Wetlands International Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Indonesia kaya akan jenis burung air dan merupakan rumah bagi sekitar 380 spesies burung air yang hidupnya bergantung pada lahan basah. Burung air sangat penting keberadaannya baik dari sudut pandang konservasi maupun dari sudut pandang rekreasi. Sebagian besar dari burung air ini telah beradaptasi dengan perubahan drastis kondisi lahan basah melalui prilaku migrasi mereka. Kami [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/pendekatan-kami\/likungan-lahan-basah-yang-sehat\/jenis\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Wetlands International Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\/wetlandsinternationalindonesia\/\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-09-27T13:02:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2016\/11\/burung_5.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/pendekatan-kami\/likungan-lahan-basah-yang-sehat\/jenis\/\",\"url\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/pendekatan-kami\/likungan-lahan-basah-yang-sehat\/jenis\/\",\"name\":\"Jenis - Wetlands International Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/pendekatan-kami\/likungan-lahan-basah-yang-sehat\/jenis\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/pendekatan-kami\/likungan-lahan-basah-yang-sehat\/jenis\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2016\/11\/burung_5.jpg\",\"datePublished\":\"2016-10-10T02:23:09+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-27T13:02:22+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/pendekatan-kami\/likungan-lahan-basah-yang-sehat\/jenis\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/pendekatan-kami\/likungan-lahan-basah-yang-sehat\/jenis\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/pendekatan-kami\/likungan-lahan-basah-yang-sehat\/jenis\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2016\/11\/burung_5.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2016\/11\/burung_5.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1280},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/pendekatan-kami\/likungan-lahan-basah-yang-sehat\/jenis\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pendekatan kami\",\"item\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/pendekatan-kami\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Lingkungan lahan basah yang sehat\",\"item\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/pendekatan-kami\/likungan-lahan-basah-yang-sehat\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Jenis\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/\",\"name\":\"Wetlands International Indonesia\",\"description\":\"Menginspirasi dan memobilisasi masyarakat guna menjaga dan merestorasi lahan basah bagi manusia dan alam.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#organization\",\"name\":\"Wetlands International Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2024\/08\/Wetlands-International-logo-RGB-High-res-Transparente.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2024\/08\/Wetlands-International-logo-RGB-High-res-Transparente.png\",\"width\":1920,\"height\":949,\"caption\":\"Wetlands International Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/facebook.com\/wetlandsinternationalindonesia\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/yayasanlahanbasah\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/@yayasanlahanbasah\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jenis - Wetlands International Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/pendekatan-kami\/likungan-lahan-basah-yang-sehat\/jenis\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Jenis - Wetlands International Indonesia","og_description":"Indonesia kaya akan jenis burung air dan merupakan rumah bagi sekitar 380 spesies burung air yang hidupnya bergantung pada lahan basah. Burung air sangat penting keberadaannya baik dari sudut pandang konservasi maupun dari sudut pandang rekreasi. Sebagian besar dari burung air ini telah beradaptasi dengan perubahan drastis kondisi lahan basah melalui prilaku migrasi mereka. Kami [&hellip;]","og_url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/pendekatan-kami\/likungan-lahan-basah-yang-sehat\/jenis\/","og_site_name":"Wetlands International Indonesia","article_publisher":"https:\/\/facebook.com\/wetlandsinternationalindonesia\/","article_modified_time":"2023-09-27T13:02:22+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1280,"url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2016\/11\/burung_5.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/pendekatan-kami\/likungan-lahan-basah-yang-sehat\/jenis\/","url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/pendekatan-kami\/likungan-lahan-basah-yang-sehat\/jenis\/","name":"Jenis - Wetlands International Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/pendekatan-kami\/likungan-lahan-basah-yang-sehat\/jenis\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/pendekatan-kami\/likungan-lahan-basah-yang-sehat\/jenis\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2016\/11\/burung_5.jpg","datePublished":"2016-10-10T02:23:09+00:00","dateModified":"2023-09-27T13:02:22+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/pendekatan-kami\/likungan-lahan-basah-yang-sehat\/jenis\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/pendekatan-kami\/likungan-lahan-basah-yang-sehat\/jenis\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/pendekatan-kami\/likungan-lahan-basah-yang-sehat\/jenis\/#primaryimage","url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2016\/11\/burung_5.jpg","contentUrl":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2016\/11\/burung_5.jpg","width":1920,"height":1280},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/pendekatan-kami\/likungan-lahan-basah-yang-sehat\/jenis\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pendekatan kami","item":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/pendekatan-kami\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Lingkungan lahan basah yang sehat","item":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/pendekatan-kami\/likungan-lahan-basah-yang-sehat\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Jenis"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#website","url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/","name":"Wetlands International Indonesia","description":"Menginspirasi dan memobilisasi masyarakat guna menjaga dan merestorasi lahan basah bagi manusia dan alam.","publisher":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#organization","name":"Wetlands International Indonesia","url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2024\/08\/Wetlands-International-logo-RGB-High-res-Transparente.png","contentUrl":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-content\/uploads\/sites\/11\/2024\/08\/Wetlands-International-logo-RGB-High-res-Transparente.png","width":1920,"height":949,"caption":"Wetlands International Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com\/wetlandsinternationalindonesia\/","https:\/\/www.instagram.com\/yayasanlahanbasah\/","https:\/\/www.youtube.com\/@yayasanlahanbasah"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/2083"}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2083"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/2083\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2436,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/2083\/revisions\/2436"}],"up":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/2081"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/177"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2083"}],"wp:term":[{"taxonomy":"wl_issue","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wl_issue?post=2083"},{"taxonomy":"wl_topic","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wl_topic?post=2083"},{"taxonomy":"wl_type","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wl_type?post=2083"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}